13 TO 42
13 to 42
Tapi,sungguh..jangan COBA kamu ke dalam sini
29 tahunku tak bisa merubah sedikitpun : mimpi.
…..
belahan manapun otak , tak bisa terpastikan…
kecuali semacam kesimpulan
Unik..unik..
apa yang TERLIHAT oleh mata dan
apa yang TERDENGAR oleh telinga dan
apa yang TERASAKAN oleh hati/pikiran
adalah TALENTAIS
…
campuran GENETIKA dan TRADISIAN
dan KUASA Illahi…
…
JANGAN pernah kesini…
hanya awang-awang lepas…
langit tanpa batas
kicauan burung atau denging serangga
tak peduli embunan pagi atau dini…
…
Uuuuhh..
disini sepi…gelap
kadang tanganpun tak tampak
atau keruyukan perutpun seperti guntur
hanya ciuman yang berkuasa disini
aroma tanah
aroma air
aroma udara
aroma mimpi-mimpi
….
Tanya satu ini
kepada Sang Pencipta :
apakah ADA seorang saja HAWA
di hamparan Eden ini…
yang TAK MELIHAT seekor ular
dan MAMPU
menembus KEPEKATAN jagad raya mimpi ini ???
datang kesini ke pangkuanku
agar kubisa direbahinya?
….
29 tahunku
telah mengikatkan aku kepada suatu NORMA
dan satu ISYARAT satu KEPERKASAAN ILLAHI
terhadap kefanaanku…
bagi udara yang tak bermeterai ini
atau juga kepada keindahan pandang yang gratis ini
…..
Kakiku MALU kepada normaan ini
tapi jiwaku sungguh TAHU
KEHAKIKIAN insani tak tergoyahkan
kecuali oleh NURANI atau Kuasa Illahi
…..
Mungkin sampai mati ku disini
sendirian..
duduk,berjalan lagi..rebahan
membawa BUNTALAN mimpi kusam ini
dengan MASIH berharapan
suatu KEAJAIBAN mungkin kan datang….
…
Kapan
Dimana
Adakah Hawa yang tersisa ? …
Mungkin kelak di kehidupan yang kedua
bila memang ada……
INI KISAH DARI SEORANG TEMAN AKRABKU YG SUDAH TIADA…3 TAHUN LALU…YG KUCOBA GAMBARKAN DENGAN PUITIS.
DIA MENINGGAL SEBELUM SEMPAT MENEMUKAN SOULMATENYA.
TAPI BUKAN KARENA SUICIDE LOH.
February 12th, 2007 at 12:12 am
ehm… ehm… tragis nian nasibnya…
February 19th, 2007 at 8:43 pm
wah sepi ya???
February 19th, 2007 at 8:44 pm
(hehe.. tes doang, masuk koq komenku
)